Pagi Remuk
Karya Fatmawati
Subuh pergi
Sadarku baru menjadi
Saat lembab ujung kasur mengusap pipi
Menengadah
Pada atap yang tak kunjung sembuh
Wajar tua kulit tlah rapuh
Sukma degap kian mencari
Benar saja
Lusuh kertas depan lemari buram tintanya
Di atas tanah mengandung lumpurnya
Sungguhku sungguh susah
Gelap temukan remang
Nyamuk mati lilin mendidih
Ternyata pagi remuk seribu
06.25
Pada pit cepat ku kayuh
Dengan tabur rintik berpacu
Meringkuk tak beralas kaki bertumpu
Februari Menulis Hari Kesebelas
Buntok, 11 Februari 2023
Tidak ada komentar:
Posting Komentar