Aku Lungsuran
Karya Fatmawati
Seabad sudah dikira
Aku bisu dalam malam
Terbuang dalam kelam
Tenggelam dalam sungai senyap berkunang-kunang
Karena kemarau tersedu
Berkesumat akar-akar mati dan kering tulang-belulang
Ingatkah?
Silam aku rajin mengaji
"Letih" terdengar lembut seperti belati
Selebihnya bibir diam kurung aksara
Sambil melihat aku duduk saja
Tak mampu berdiri apalagi berlari
Aku paham
Sorot hanya pada tafsir pelangi
Bergerutu jika hujan menyinggahi
Kita satu temu
Lungsuran aku depanmu
Sembah mata hanya jas putih biru
Februari Menulis Hari Ketiga Belas
Buntok, 13 Februari 2023
Tidak ada komentar:
Posting Komentar