Senin, 29 Agustus 2022

Di Hening Malam Nan Sunyi

 Wahai membulanku

Jendela tercinta sebagai saksi duduk lamunmu

Dengan mata memeluk anak yang beranjak dewasa

Mengayun-ayunkan kaki, berbincang, dan bernyanyi

Hingga jiwa menari ke kanan dan ke kiri

Kenang masa bahari dengan isak tersenyum

Kenang malam penuh nyanyian bayi

Kenang siang raga mampukan diri 

Tak terasa aku sudah bisa berlari


Tulus petuah mengbingkai hati

Sedari dulu dekapmu obat terampuh redam amarahku 

Kasihmu tak kan sampai pada tanda titik

Bahkan tak pernah bertemu tanda koma

Pernah ku dengar doamu untukku menembus langit

Tanpa jeda jadikanku permata hidupmu


Di hening malam nan sunyi tanpa dirimu

Tak kuasa tangisku berderai

Teringat cinta kasih dan perjuanganmu

Ampuniku karenabelum sempat beri bahagia

Bahkan tak sedikit kecewa kutoreh pada dadamu

Sadarku bahwa engkau cahaya hidupku

Kan kugunakan sisa waktu tuk peluk tulang keriputmu

Membulanku, cahayaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Belum Mendamba

Belum Mendamba Karya Fatmawati Kelam kabut suasana ruang renggang papan Karena sang maha tiba termin berjumpa Lihatlah, kau anggap diri pela...